Pendampingan Pembelajaran Penyusunan Buku Ensiklopedia Rendang sebagai Masakan Tradisional Warisan Dunia (UNESCO)

Deni Deni, Aris Munandar

Abstract


Rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau yang telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia (Intangible Cultural Heritage of Humanity) dan secara konsisten menempati posisi teratas sebagai masakan terlezat di dunia menurut berbagai lembaga kuliner internasional. Meskipun demikian, dokumentasi ilmiah dan ensiklopedis yang memuat dimensi sejarah, filosofi, nilai budaya, ragam jenis, teknik memasak, kandungan gizi, serta aspek ekonomi rendang secara sistematis dan komprehensif dalam satu buku referensi masih sangat minim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan pembelajaran berbasis Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan mendampingi komunitas pegiat budaya, pelajar, mahasiswa dan kalangan umum di Kota Medan dalam menyusun buku ensiklopedia rendang yang terstandar, akurat, dan bernilai akademis. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari, yakni 4 Mei hingga 8 Mei 2026, dengan menggunakan pendekatan FGD terstruktur yang dipandu oleh fasilitator dari tim akademisi. Peserta berjumlah 46 orang yang berasal dari beragam latar belakang profesi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta menyusun naskah ensiklopedia, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 51,3 meningkat menjadi 82,7 pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 61,2%. Sebanyak 93,5% peserta menyatakan puas atau sangat puas terhadap keseluruhan pelaksanaan pendampingan. Kegiatan ini menghasilkan draf awal buku ensiklopedia rendang yang memuat 12 entri utama, siap dikembangkan untuk diterbitkan sebagai referensi kuliner dan budaya nasional yang otoritatif. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian dan pemajuan kebudayaan nasional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Keywords


Rendang, Ensiklopedia Kuliner, Warisan Budaya UNESCO, FGD, Pendampingan Pembelajaran, Kuliner Minangkabau

Full Text:

PDF

References


Alfianita, R., & Kusumawati, D. (2021). Dokumentasi kuliner Nusantara sebagai upaya pelestarian warisan budaya takbenda. Jurnal Ilmu Budaya, 9(2), 112–125. https://doi.org/10.34050/jib.v9i2.1423

Amir, M. S. (2019). Adat Minangkabau: Pola dan tujuan hidup orang Minang (Edisi revisi). Mutiara Sumber Widya.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi ke-3). Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik Sumatera Barat. (2025). Statistik pariwisata dan ekonomi kreatif Sumatera Barat 2024. BPS Provinsi Sumatera Barat.

CNN Travel. (2021, January 12). World's 50 best foods: Readers' choice. CNN Travel. https://edition.cnn.com/travel/article/world-best-foods-readers-choice/index.html

Daryanto, & Rahardjo, M. (2018). Model pembelajaran inovatif dan efektif. Penerbit Gava Media.

Dewan Kerajinan Nasional. (2020). Panduan pelestarian kuliner tradisional Nusantara. Dekranas.

Ermayanti, D., Yenti, E., & Putra, R. A. (2022). Pemanfaatan rempah-rempah dalam rendang Minangkabau: Kajian etnobotani dan kandungan senyawa bioaktif. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 7(3), 4512–4528. https://doi.org/10.33772/jstp.v7i3.2341

Fadli, M. R. (2022). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Gusman, A., & Putri, R. D. (2022). Efektivitas pendampingan berbasis FGD dalam meningkatkan kompetensi penulisan peserta di komunitas literasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Untan, 8(3), 201–215. https://doi.org/10.26418/jpkm.v8i3.5521

Hartono, B. (2018). Teknik penyusunan ensiklopedia ilmiah: Panduan praktis untuk penulis dan editor. Gramedia Pustaka Utama.

Hidayat, A. R., Sari, N. P., & Wibowo, T. (2023). Pelatihan penulisan karya ilmiah populer bagi komunitas budaya lokal di Sumatera Barat: Upaya memperkuat dokumentasi warisan budaya. JPPM: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 45–58. https://doi.org/10.30595/jppm.v7i1.1897

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kebijakan pemajuan kebudayaan Indonesia 2022–2025. Kemendikbudristek RI.

Kurniati, T., Andriani, J., & Lisma, E. (2021). Analisis kandungan gizi dan aktivitas antioksidan rendang daging sapi dengan variasi lama pemasakan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 32(1), 23–34. https://doi.org/10.6066/jtip.2021.32.1.23

Kusuma, H., Widodo, A., & Santoso, B. (2023). Penerapan Focus Group Discussion pada program pendampingan masyarakat berbasis pengetahuan lokal. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 25(1), 67–80. https://doi.org/10.9744/jmk.25.1.67-80

Mulyadi, S., Rahmah, A., & Hasanah, U. (2020). Perbandingan efektivitas metode pembelajaran ceramah, diskusi, dan FGD dalam pendampingan masyarakat: Sebuah studi meta-analisis. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(2), 88–101.

Naim, M. (2013). Merantau: Pola migrasi suku Minangkabau (Edisi revisi). Gadjah Mada University Press.

Nofrianti, R. (2015). Rendang: The world's most delicious food — A study of food culture in West Sumatra. International Journal of Humanities and Social Science Invention, 4(10), 76–81.

Prasetyo, B., & Marzuki, I. (2021). Pengembangan panduan FGD berbasis kearifan lokal untuk program pendampingan komunitas pegiat budaya. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(1), 23–37. https://doi.org/10.23917/jpls.v15i1.14123

Putri, W. A., Harahap, N., & Zukhri, A. (2022). Rendang sebagai instrumen diplomasi kuliner Indonesia: Analisis peran makanan dalam soft power negara. Jurnal Kajian Wilayah dan Hubungan Internasional, 11(2), 145–162.

Rahayu, S., Dewi, F., & Anggara, B. (2022). Persepsi masyarakat terhadap ensiklopedia sebagai sumber referensi pengetahuan lokal di era digital. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 6(1), 54–67.

Rasyid, A. (2020). Rendang: Dari dapur Minangkabau ke meja makan dunia. Penerbit Yayasan Obor Indonesia.

Sahputra, D., & Khairudin. (2021). Nilai filosofis rendang dalam adat Minangkabau: Kajian semiotika dan hermeneutika budaya. Jurnal Filsafat, 31(2), 198–225. https://doi.org/10.22146/jf.64802

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Suryo, D. (2019). Makanan tradisional dalam konteks pelestarian warisan budaya di Indonesia. Jurnal Sejarah dan Budaya, 13(1), 1–15. https://doi.org/10.17977/um020v13i12019p001

Syahruddin, A. N., & Febriansyah, H. (2023). Strategi pengembangan industri rendang Minangkabau berbasis kearifan lokal. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 38(1), 34–49. https://doi.org/10.22146/jebi.v38i1.7412

Syukri, M., Reflinur, & Wijaya, C. H. (2022). Karakteristik fisikokimia dan sensori rendang dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Jurnal Mutu Pangan: Indonesian Journal of Food Quality, 9(1), 12–21. https://doi.org/10.29244/jmpi.2022.9.1.12

Taher, A. (2018). Tambo Minangkabau: Budaya dan hukum adat di Minangkabau. Penerbit Kristal Multimedia.

UNESCO. (2011). Convention for the safeguarding of the intangible cultural heritage: Inscription 2011. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://ich.unesco.org/en/RL/00559

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6055.

Widyastuti, D. A., Pramono, B., & Kusumaningrum, D. (2021). Pendampingan penyusunan buku ajar berbasis kearifan lokal melalui FGD bagi guru-guru di kawasan perbatasan. Jurnal Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 24(2), 79–89. https://doi.org/10.15294/abdimas.v24i2.27131

Wulandari, P., & Susanto, H. (2021). Efektivitas FGD berbasis budaya lokal pada peningkatan literasi dan partisipasi komunitas. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sastra, 9(2), 134–148.

Yuliza, E., Fitri, R., & Amrizal. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui dokumentasi dan digitalisasi kuliner tradisional Minangkabau. Abimanyu: Journal of Community Engagement, 4(2), 89–104. https://doi.org/10.22487/abimanyu.v4i2.872

Zulkarnain, Z., & Rahayu, T. S. (2022). Pengembangan media pembelajaran ensiklopedia digital berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi budaya siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 187–202. https://doi.org/10.21831/jpk.v


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Deni, Aris Munandar