Strategi Pengembangan Literasi Digital Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan melalui Program Pengabdian Masyarakat

Ferri Safriwardy, M Mursalin, J Jumadi, Azhar Syahputra, S Suryadi, Muhammad Ali

Abstract


Literasi digital merupakan kompetensi penting bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena kesiapan memasuki dunia kerja semakin berkaitan dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab. Namun, temuan dari program pengabdian yang mengembangkan kompetensi tersebut masih tersebar sehingga pola praktik yang efektif belum tersusun secara terpadu. Kajian ini bertujuan menganalisis strategi, capaian, dan kendala pengembangan literasi digital peserta didik SMK melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan simple literature review terhadap 34 artikel pengabdian dan penelitian terapan yang diterbitkan pada 2019–2025. Proses kajian meliputi identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, ekstraksi data, dan sintesis tematik. Hasil kajian menemukan enam strategi, yaitu pelatihan teknis berbasis produk, proyek digital yang terintegrasi dengan kompetensi kejuruan, penguatan keamanan dan etika digital, pembentukan duta literasi digital melalui tutor sebaya, integrasi literasi digital dalam mata pelajaran produktif, serta pendampingan berkelanjutan melalui komunitas daring. Capaian literasi digital meningkat dari rata-rata 40,3% menjadi 89,6%, atau bertambah 49,3 poin persentase. Peningkatan paling menonjol terjadi pada tahap praktik terbimbing. Keamanan digital menjadi aspek terlemah pada kondisi awal, sedangkan etika dan netiket mencapai capaian akhir tertinggi. Kendala utama meliputi keterbatasan perangkat dan internet, kesenjangan kemampuan awal, serta keberlanjutan pendampingan. Kajian merekomendasikan model berbasis proyek kejuruan yang memadukan pelatihan singkat, produksi karya digital, verifikasi bersama guru produktif, dan pendampingan lanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan lebih mampu menghubungkan keterampilan teknologi dengan kebutuhan pembelajaran dan kompetensi kerja, sekaligus memperkuat keberlanjutan program di sekolah. Dengan demikian, pengembangan literasi digital tidak hanya berorientasi pada penguasaan aplikasi, tetapi juga pada penggunaan teknologi yang kritis, aman, dan produktif.


Keywords


literasi digital; sekolah menengah kejuruan; pengabdian kepada masyarakat; pemberdayaan peserta didik

Full Text:

PDF

References


Adiyanta, F. C. S., & Prabowo, H. (2022). Penguatan literasi digital siswa sekolah menengah kejuruan melalui pelatihan berbasis proyek. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 118–129.

Amelia, R., & Setiawan, D. (2022). Pengembangan media poster digital berbasis Canva pada materi vokasi di SMK. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1451–1462. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i2.1361

Andriani, S., & Fitriani, N. (2021). Efektivitas media visual dalam meningkatkan literasi informasi peserta didik. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 4(3), 621–630.

Anggraini, D., & Putri, M. A. (2023). Canva sebagai alternatif media pembelajaran interaktif bagi guru sekolah menengah kejuruan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 55–66.

Ariyanto, M. P., Nurcahyandi, Z. R., & Diva, S. A. (2023). Penggunaan media digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa vokasi. Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 1–10.

Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran (Edisi revisi). Rajawali Pers.

Astuti, W., & Hidayah, N. (2022). Literasi visual dan kesiapan digital siswa SMK. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(3), 2101–2112.

Bawden, D. (2008). Origins and concepts of digital literacy. In C. Lankshear & M. Knobel (Eds.), Digital literacies: Concepts, policies and practices (pp. 17–32). Peter Lang.

Cahyani, P., & Ramadhan, F. (2023). Pelatihan desain grafis berbasis Canva bagi siswa produktif SMK. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 122–131.

Daryanto. (2016). Media pembelajaran: Peranannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Gava Media.

Fauziah, L., & Nugroho, A. (2021). Pemanfaatan aplikasi digital dalam pembuatan media pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(3), 78–86.

Firdaus, R., & Faisal, M. (2021). Pengabdian pada perguruan tinggi: Publikasi media digital dalam pendidikan. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 19–25.

Gilster, P. (1997). Digital literacy. John Wiley & Sons.

Hamdani, H., & Sari, R. P. (2020). Desain pesan visual pada media pembelajaran digital. Jurnal Teknodik, 24(2), 145–156.

Hasanah, U., & Ramli, M. (2020). Kesiapan sekolah dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran daring di daerah pinggiran. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 101–112.

Hidayat, A., & Suryani, E. (2022). Peningkatan keterampilan literasi media siswa melalui pelatihan konten kontekstual. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(2), 210–221.

Hobbs, R. (2010). Digital and media literacy: A plan of action. The Aspen Institute.

Jusuf, H. (2016). Penggunaan media digital dalam proses pembelajaran. Jurnal TICOM, 5(1), 1–6.

Kemendikbudristek. (2021). Peta jalan literasi digital pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kristanto, Y. D. (2020). Upaya peningkatan kualitas pembelajaran melalui teknologi digital: Suatu kajian pustaka. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 3, 266–278.

Kurniawan, B., & Lestari, S. (2023). Analisis kebutuhan literasi digital di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Raflesia, 8(1), 33–44.

Lutfiyah, L., & Sulisawati, D. N. (2019). Efektivitas pembelajaran menggunakan media berbasis e-learning. Jurnal Pendidikan (JUDIKA EDUCATION), 2(1), 58–65. https://doi.org/10.31539/judika.v2i1.716

Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Muharram, M. R. W., & Widani. (2021). Inovasi media pembelajaran sebagai solusi pembelajaran selama pandemi. Journal of Elementary Education, 4(2), 266–277.

Mukarromah, T. T., & Agustina, P. (2021). Media berbasis aplikasi dan pembelajaran. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak, 18(1), 18–27.

Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2012.04.016

Nurhayati, S., & Prasetyo, D. (2022). Pelatihan literasi digital untuk peningkatan kompetensi warga sekolah. Jurnal Abdimas, 26(2), 188–197.

Nurjannah, N., Kaswar, A. B., & Kasim, E. W. (2021). Efektivitas media digital dalam pembelajaran kejuruan. Jurnal MathEdu, 4(2), 155–164.

Oktavia, R., & Qudsiyah, K. (2023). Problematika pembelajaran di sekolah menengah kejuruan pada era digital. Jurnal Pendidikan, 12(1), 77–88.

Permata, C. P., & Kristanto, Y. D. (2020). Pengembangan bahan ajar kontekstual untuk siswa SMK. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 11(1), 1–12.

Pratiwi, I., & Wibowo, H. (2023). Infografis sebagai media penguatan literasi digital siswa. Jurnal Riset Pendidikan, 10(1), 91–104.

Putra, A. S., Aisyah, N., & Rahman, T. (2021). Perancangan media pembelajaran digital untuk meningkatkan proses pembelajaran daring. Terang, 4(1), 83–90. https://doi.org/10.33322/terang.v4i1.1453

Rahayu, R. M., & Bernard, M. (2022). Meningkatkan hasil belajar siswa SMK melalui pendekatan berbasis masalah. JPMI, 5(2), 567–576. https://doi.org/10.22460/jpmi.v5i2.10235

Ristiana, M. G., & Dahlan, J. A. (2021). Pandangan calon guru dalam penggunaan media inovatif dalam pembelajaran. JPMI, 4(1), 127–136.

Rosyid, A., & Handayani, T. (2022). Implementasi Canva for Education dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 9(2), 165–178.

Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2018). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Rajawali Pers.

Setiawati, N., & Rahmawati, D. (2021). Pemanfaatan Quizizz sebagai media evaluasi pembelajaran interaktif di sekolah menengah. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 7(2), 143–154.

Sumandya, I. W. (2019). Pengembangan skenario pembelajaran berbasis vokasional untuk siswa kelas XI SMK. AKSIOMA, 10(2), 244–253. https://doi.org/10.26877/aks.v10i2.4704

Susilo, A., & Wardani, K. (2021). Pelatihan keamanan digital dan perlindungan data pribadi bagi siswa SMK. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi, 2(2), 88–97.

Tyaningsih, R. Y., Hayati, L., Sarjana, K., Sridana, N., & Prayitno, S. (2022). Penerapan media digital dalam meningkatkan motivasi belajar. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 2(2), 317–326. https://doi.org/10.29303/griya.v2i2.202

UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. UNESCO Institute for Statistics.

Umar, N., & Wiguna, W. (2020). Media pembelajaran berbasis mobile di sekolah. EProsiding Sistem Informasi (POTENSI), 1(1), 232–240.

van Laar, E., van Deursen, A. J. A. M., van Dijk, J. A. G. M., & de Haan, J. (2017). The relation between 21st-century skills and digital skills: A systematic literature review. Computers in Human Behavior, 72, 577–588. https://doi.org/10.1016/j.chb.2017.03.010

Wahyuni, S., & Lestari, P. (2022). Pelatihan pemanfaatan aplikasi interaktif sebagai media pembelajaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 245–254.

Wiliawanto, W., Bernard, M., Akbar, P., & Sugandi, A. I. (2019). Penerapan strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 139–148. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i1.86

Yulianti, E., & Saputra, R. (2023). Pengaruh media digital terhadap hasil belajar siswa vokasi. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 29(1), 44–56.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ferri Safriwardy, M Mursalin, J Jumadi, Azhar Syahputra, S Suryadi, Muhammad Ali